Akibat Kurangnya Sosialisasi Banyak Pemilih yang Mencontreng Bukan Mencoblos

Minggu, 20 November 2011 , 20:25:55 WIB
Akibat Kurangnya Sosialisasi Banyak Pemilih yang Mencontreng Bukan Mencoblos

Media: Suaramerdeka.com
Tanggal:16 September 2010 | 12:16 wib | Pilkada

Wonogiri, CyberNews. Kurangnya sosisalisasi dalam Pilkada Wonogiri ternyata mendapat catatan khusus dari Panwaslu. Seperti yang terlihat di TPS khusus Rutan kelas 2B Wonogiri. Di TPS itu, tidak ada poster yang berisikan visi dan misi cabup dan cawabup.

Ketiadaan poster itu sangat disayangkan Ketua Bawaslu RI Nur Hidayat Sardini. "Seharusnya di TPS tersebut, referensi harus cukup diberikan. Sebab, dalam pilkada, masyarakat harus turut dicerdaskan, bukannnya hanya bersifat partikularistik atau parokial," katanya.

Dia menambahkan, hal serupa juga nampak di TPS 5 di Terjo Lor, Ngadirejo. Di TPS tersebut juga tidak ada poster visi dan misi maupun cara memilih. Akibatnya, di TPS yang terdaftar 76 DPP itu, terjadi kekeliruan cara penggunaan hak pilih serta kebutaan referensi profil cabup dan cawabup.

"Banyak kekeliruan saat mereka memberi hak pilih. Bukannya mencontreng tapi malah mencoblos," kata Nur.

Nur menuturkan, dalam pengawasan ini, pihaknya memantau langsung di lapangan dengan tim yang terbagi dalam dua kelompok, yakni tim dari Jakarta dan tim asistensi. "Kedua tim itu dibagi dalam dua wilayah penugasan yakni di wilayah kota dan pinggiran kota terdekat," Jelasnya.

Sementara Ketua TPS 13, Agus Susanto menuturkan, di rutan itu sendiri, jumlah DPT ada 114 yang merupakan gabungan dari penghuni rutan dan panitia pemilu yang bertugas. Ditambahkan, dari 76 napi yang menghuni rutan tersebut, lima diantaranya adalah napi wanita dan sisanya laki-laki.

"Napi yang tidak masuk dalam DPT bukan warga domisili Wonogiri," kata dia

Menanggapi kurangnya sosialisasi Pilkada Wonogiri tahun ini, Anggota KPU Bambang Tetuko membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, kurangnya sosialisasi pilkada tahun ini dikarenakan minimnya dana yang diberikan untuk pilkada.