| |
 |
|
Kembali ke Semarang [5]
Usai prosesi khaul, saya balik ke Semarang. Hujan dan gerimis silih berganti menyertai perjalanan saya dari Pekalongan ke Semarang. Hujan di kampung, gerimis di Batang. Hujan di Kendal, gerimis saat masuk jalan tol Krapyak Semarang. Sepanjang jalan, di sana-sini kondisi jalan berlubang-lubang. Perjalanan tak nyaman.
Sebenarnya ada keperluan lain untuk berlama-lama di tanah leluhur tadi. Hanya saja istri memintaku untuk lebih cepat ke Semarang. Maklum, sekarang ini dia memasuki hamil tua. Pada lusa (Senin, 6 Februari), jatuhnya kehamilan 9

|
 |
Tahlilan di Makam [4]
Tujuan utama saya ke Pekalongan ini untuk memperingati wafatnya kedua orang tua. Sebagaimana tradisi di kampung ini, ada ritual "nujuh hari", "empat puluh hari", "seratus hari", "setahun" atau "nyependak", dan seterusnya. Nah, ini peringatan "limang nyependak" untuk ayah serta "pitung nyependak" untuk ibu. Demi memudahkan ritualitas, maka peringatan keduanya disatukan.
Sebulan lalu saya dikabari adik-adik saya akan adanya peringatan itu. Saya menyanggupinya, karena penting

|
|
|
|
|
 Create Your Badge

Thu, 23 Feb 2012 07:51:54 +0000 nurhidayatsardi: Kabar baik, moga dmk Pak Bud sekeluarga. Amien! RT@rohbudbud: @nurhidayatsardi apa kabar Mas?"
 wahyu wah kok murah ya pak... saya punya pengalman ga enak di tukang cukur madura ngaliyan, udah bayarnya 9 ribu ditambah lagi leher saya mau di putus paksa sama tukangnya..., bayangin aja selsai cukur dipijit bahunya sebentar,e...tanpa bilang apa-apa tiba-tiba ini kepala langsung diputar setengah lingkaran kesamping,,"kreeekk !!" betapa sakitnya leherku ketika putaran berikutnya ga bunyi, saat itu juga jarang cukur disana lebih sering perintah teman cuma beli setengah bungkus rokok itu aja dinikmati berdua :(,, boleh juga nih di coba madura di tembalang :) Akhmad Rozi penyelenggaraan pemilu yg demokratis,harus ditopang oleh penyelenggara yg berkapasitas dan kredibel. Semoga rekruitmen penyelenggara yg dalam prosesnya sekarang ini, menghasilkan org2 terbaik di negeri ini. Salam sukses selalu sada poel Sangat melatih kesederhanaan, dan bagaimana cara mendidk anak kita dg bijak dAn tanamkan sifat berjuang sedini mungkin, jgn biarkan anak kita malas, biasakan anak kita kalau mau sesuatu harus dibisakan untuk berusaha. Misal dari hal kecil waktu si kecil blm bisa berjalan hanya bisa merangkak, dia mau ambil sesuatu jangan pernah kita buru2 ambilkan apa yg ingin dia ambil, biarkan saja sampai dia berusaha sendiri. Krn itu untuk melatih sikecil untuk berkpribadian bahwa dapat sesuatu itu harus berusaha dan ihktiar.
|